Jumat, 05 Juli 2013

Deco Motor Balap



Langkah-langkah pengecatan sepeda motor      
1. Siapkan Kompresor, Spayer, Gelas Ukur, Kain Halus
2. Siapkan bahan-bahan yang dipergunakan untuk pengecatan, dari pengecatan dasar sampai pengecatan akhir yaitu cat dasar (warna dasar, metalik, hitam atau merah), cat akhir (sesuai dengan permintaan), dan thiner (bahan campuran)

3. Lakukan pencampuran bahan-bahan untuk pengecatan, dengan ukuran 1: 1 1/2. Satu gelas cat dicampur dengan 1 ½ thiner. Cara pengoplosan, bahan cat dengan thiner dalam gelas, cara pengoplosan diaduk dalam gelas bersama-sama, dapat juga langsung ke dalam srayer baru diaduk untuk siap dipakai.

4. Lakukan tahap pelaksanaan pengecatan dasar semua komponen sepeda motor dari bagianyang satu ke bagian yang lain. Maisalnya dengan cat merk Isamu dioplos dengan thiner Daimaru atau Alfaglos. Lakukanlah dengan tipis-tipis tetapi merata untuk semua permukaan. Atur tekanan angin jangan terlalu besar atau terlalu kecil. Usahakan lebar pengabutan kira-kira 10-13 cm. Sedangkan jarak spayer dengan bodi kira-kira 20-30 cm. Jangan lakukan pengecatan ulang bila cat belum kering sebab bila dipaksakan cat akan memleleh atau turun. Agar cat teraduk dengan sempurna masukkanlah du buah kelereng dalam kaleng spayer. Perhatikan pula jika ada bagian-bagian yang tidak perlu dicat, sebelumnya harus ditutup terlebih dahulu dengan tutup koran atau bahan lain.

Prosedur pengecatan sepeda motor:
a. Cuci bodi/bagian dari sepeda motor yang akan dicat sampai bersih 
b. Isolasi bagian yang tidak dicat agar terlindung. 
Contoh: Lubang Tangki Bensin
c. Keringkan bagian yang akan dicat dengan tiner pencuci
d. Aduk dan saring bahan cat
e. Gunakan penyemprot untuk membersihkan permukaan dengan kain halus dan bersih
f. Atur penyemprotan sehingga berbentuk semprotan basah
g. Semprotkan lapisan kedua dengan lapisan basah
h. Lepas isolasi setelah kering (satu jam)

i. Lakukan pengamplasan dengan amplas yang halus (misalnya nomor 600)
Tujuan pengamplasan ini adalah untuk menghilangkan bintik-bintik yang timbul (jika ada) dan meratakan permukaan bodi

j. Lakukan dempul ulang bila masih ada bagian yang kelihan belum rata, kemudian digosok dengan kertas gosok 500 hingga rata

k. Lakukan pengecatan akhir menurut warna yang dikehendaki seperti yang dilakukan pada pengecatan dasar

l. Periksa kembali komponen-komponen yang sudah selesai dicat, diadakan cat ulang bila perlu atau pengecekan ulang hasil pengecetan dan pengecatan ulang pengomponan.


Inilah hasil deco yang pernah saya kerjakan.








Tidak ada komentar:

Posting Komentar